Wednesday, May 12, 2010

Fullmetal Alchemist Chapter 107 – The Final Battle

Fullmetal Alchemist Chapter 107Setelah sebulan lamanya menunggu rilis chapter manga ini (benar-benar lama nunggunya Raised Eyebrow), akhirnya bisa juga melihat kelanjutan perjalanan Ed dan Al. Dari judulnya sudah kelihatan kalau manga ini akan segera tamat. Tapi tidak apa-apalah, semua orang juga sudah menunggu kisah akhir perjalanan Ed dan Al.

Di chapter ini masih tetap cerita terfokus perlawanan Ed dkk melawan Father (yang notabene dianggep kayak dewa). Serangan terakhir Father menyebabkan Ed dkk terluka parah, dan Ed hampir saja kehilangan automail-nya. Tapi, dari semua itu, yang paling parah adalah Hohenheim.

Greed pun sedikit memberi komando kepada setiap orang yang masih bisa bertempur. Semua prajurit pun bersatu untuk menyerang Father hingga dia kehabisan energi Philosopher Stone dalam tubuhnya. Lalu di chapter ini juga pertama kalinya kalian bisa melihat bagaimana Colonel Mustang menggunakan ‘slapping transmutation’ untuk melawan father (tentu saja dengan tuntunan dari Hawkeye).

Pertempuran berjalan dengan sengit. Semua orang menyatukan kekuatan. Tapi belum ada satu serangan pun yang berhasil mengenai Father secara langsung. Greed pun mencoba menyerang Father untuk memperlemah pertahanannya, dan ternyata benar apa yang diprediksi Greed. Saat itu pula Ed menyerang Father dengan tangan automail-nya. Namun ternyata gagal dan justru menghancurkan automail Ed. Namun, siapa sangka, ternyata Energi dalam tubuh Father juga sudah mulai habis.

Inilah saat-saat paling mengharukan. Ketika Father mencari mangsa untuk dijadikan energi, yang dipilih adalah Ed. Saat itu Ed sedang tidak bisa bergerak, sehingga dia pun hanya pasrah tanpa melakukan perlawanan. Namun, di sisi lain, Al justru melakukan hal yang tak terduga. Dia berpikir, apabila Ed kehilangan tangannya saat mengembalikan jiwanya dari gerbang, itu artinya efek sebaliknya pun bisa dilakukan. Al pun mentransmutasikan jiwanya untuk ditukar dengan lengan Ed. Dan tentu saja, Ed mendapatkan kembali lengannya. Rasa sedih tercampur amarah membuat Ed bertarung dengan serius melawan Father. Dengan lengannya yang kembali dengan ditukar oleh jiwa Al, Ed pun memulai serangan balik.

Benar-benar mengharukan melihat Al yang memutuskan untuk mentransmutasikan jiwanya untuk mengembalikan lengan Ed. Dan saat dia bertemu dengan tubuhnya di balik gerbang, Al berkata, “All we can do now is to believein our brother”. Ini nih cuplikan manga-nya:
imageimage image
Kemungkinan episode minggu depan adalah Ending…!!! jadi, nikmatilah saat-saat akhir episode ini… Wave

No comments:

Post a Comment

Leave your comments here